Fatamorgana
Imam Apriansyah
Aku sendiri tak mengerti
Mengapa liku ini tak kunjung kupahami…
Berat sayap yang kukepakan
untuk terbang melintasi prahara hati
entah maunya apa hati ini, kacau balau dihempas mabuk nurani
hampa nian
kering kerontang haus dahaga
bak kemarau panjang panas cuaca…
mencoba bersandar pada pohon hijau
dibawah naungan khutbah ulat dan pidato rayap.
Pohon pun roboh
tumbang merusak bangunan kalbu
fatamorgana….
bersandar pada pohon lapuk yang hijau hanya membikin hati tambah kecewa.
pagaralam 2011.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar