Selasa, 27 September 2011

SESEORANG YANG SEPERTI MATAHARI

SESEORANG YANG SEPERTI MATAHARI


SESEORANG YANG SEPERTI MATAHARI


Imam Apriansyah


Barangkali sayur mayur ini jadi saksi kita salam memahami gelagat hidup
Dini hari kita bopong bersama menjajaki jalan kiloan meter menuju pasar kota
Doa yang terlantun dibibirmu  tak henti bergulir, seperti udara dingin disepanjang jalan bertanjakan

Sampai kita pada riuh keramaian, menawarkan sayuran yang kau ikat semalaman

Terkadang aku melihat reruntuhan hujan mengoyak hatimu
Seperti sayuran yang tekapar layu, tak laku.
Kau halau awan ketika senja terdampar diruang berjelaga
Tak berbekas persembunyian airmata ditanganmu, hanya nyanyian sunyi
Bercokol dalam senyum yang kau tawarkan.

Ketika malam merayapi sujudmu, menarikan juntaian harap disajadah.
Engkau disitu menuai mimpi tentang sayuran yang menciptakan kenangan angin dan hujan
Orang-orang beranggapan engaku adalah pohon rindang
Sementara aku melihatmu sebagai matahari yang menembus langit malam.

Pagaralam 12 agustus 2011 02:30 wib

Tidak ada komentar:

Posting Komentar